15 February 2010

Keajaiban Buah Kurma


Dari Anas ra, beliau berkata, "Rasulullah saw. berbuka puasa sebelum salat dengan memakan kurma segar, kalau tidak ada maka dengan kurma kering, dan kalau tidak ada beliau meminum beberapa teguk air." (HR. Abu Daud dan Tirmidzi)

Pengobatan Nabi (At-Thibbun Nabawi) tidak lepas dari khasiat Kurma atau Tamr. Allah SWT memberi makan buah kurma yang masak ketika Bunda Maryam sedang mengandung Nabi Isa as (S. Maryam 25). Dewasa ini Kurma terbukti sebagai makanan nutris terbaik untuk ibu hamil.

Alhamdulillah, HPA telah memasarkan Sari Kurma terbuat dari 100% kurma, dan Kordial Kurma yang terbuat dari campuran jus kurma dengan madu berkualitas dengan kadar air dibawah 20%, dan tercampur sempurna tanpa endapan.

Nama bahasa Latin buah kurma adalah Phonex dactylifera. Tumbuh di negara-negara Arab. Ada jenis kurma Mekah dan kurma Madinah. Buah kurma rasa manis, warna merah tua cenderung coklat. Saat masih mentah - muda, kurma berwarna hijau atau merah menyala. Termasuk rumpun buah-buahan Arecaceae atau Palmae.

Buah kurma mengandung kalium (potassium), serat, kalsium, zat besi (Fe), vitamin: A, B2, dan B12, C, aspirin, salisilat, fosfor, sulfur, natrium (sodium), magnesium, cobalt, seng, fluorin, tembaga (Cu), mangaan, selulosa, dan karbohidrat (berupa glukosa dan fruktosa).

Berbagai manfaatnya:

  1. Konsumsi glukosa akan menghentikan proses pembentukan glukosa di hati sehingga katabolisme asam amino akan berhenti, lalu akan memelihara protein tubuh. Hal itu akan membuka peluang terbentuknya sel-sel baru yang sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh.
  2. Fruktosa, selulosa, dan serat baik untuk pencernaan, mengatasi konstipasi (sembelit / susah buang air besar).
  3. Vitamin pada kurma baik untuk kesehatan mata, neurotonic (penguat saraf), mencegah sariawan, sebagai antioksidan, meningkatkan stamina dan daya tahan tubuh.
  4. Fosfor berperan penting sebagai nutrisi otak, sehingga bila dikonsumsi teratur, dalam jangka panjang berefek mencerdaskan.
  5. Mineral pada kurma memberi efek mengendurkan ketegangan neuron, sehingga tubuh lebih tenang dan bersemangat kembali.
  6. Kalium (potassium) signifikan untuk mengatasi kelelahan. Juga membuat organ jantung bekerja lebih optimal, mengaktifkan kontraksi otot, penghentian darah saat luka dan berperan dalam pengaturan tekanan darah. Kalium juga memegang peranan penting dalam kerja syaraf dan otak.
  7. Tekstur kurma yang halus; aman bagi lambung yang sensitif dan penderita radang usus.
  8. Zat besi (Fe) pada kurma baik bagi penderita anemia.
  9. Kurma kering mengandung aspirin (acetylsalicylic acid) alami yang dapat mengurangi rasa sakit (analgesic).
  10. Salisilat pada kurma dapat memengaruhi prostaglandin yang akhirnya dapat menurunkan tekanan darah. Sehingga kurma aman dan baik dikonsumsi penderita hipertensi.
  11. Zat besi dan kalsium dalam kurma juga penting untuk mengatasi kekurangan produksi ASI pada ibu menyusui.
  12. Kurma berperan penting dalam pertumbuhan anak, nutrisi otak, pembentukan darah dan sumsum tulang, serta menjaga keelastisan dinding arteri (potassium metabolism).

Kesimpulan dan saran:

  1. Kurma adalah makanan nutris terbaik untuk ibu hamil dan menyusui.
  2. Mengkonsumsi kurma dapat mengembalikan energi tubuh yang hilang, meningkatkan vitalitas tubuh dan memperbaiki pencernaan.
  3. Mengonsumsi kordial kurma yang telah dicampur dengan madu (Kordial Kurma) setiap hari secara teratur dapat mengurangi risiko terkena stroke akut dan serangan jantung.
  4. Kurma sangat tepat diberikan kepada penderita Demam Berdarah untuk mempercepat menaikkan trombosit dan pemulihan.
  5. Kurma dapat berfungsi untuk nutrisi otak dan tubuh untuk anak-anak. Sangat baik disinergikan dengan Omega3.
Mari syiarkan produk sunnah. (http://agungy.blogspot.com).

Referensi:

  1. Cempaka Minggu Ini, edisi 26/XVIII/28 Sep – 4 Okt 2006, halaman 26.
  2. Abdul Basith Muhammad Sayyid, Silsilat Ath-Thibbi Al-Badil: Al-Lathaif minal Quran was Sunnah.
  3. Bogousslavsky, Julien (ed), Acute Stroke Management, 2003, Martin Dunitz, USA.
  4. Berbagai sumber.

No comments: